Translate

Sabtu, 08 Oktober 2016

APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Mengenal APAR ( Alat Pemadam Api ringan)


Alat pemadam api ringan (APAR) dikenal juga dengan istilah portable fire extinguisher. Alat pemadam api ini disebut portable karena bentuknya yang kecil dan praktis sehingga mudah dipindahkan dan dibawa ke mana-mana.

APAR biasanya berbentuk tabung pemadam api yang berukuran tidak lebih dari 9kg. Ada alasan mengapa APAR dibuat dengan ukuran demikian, yakni agar memudahkan orang melakukan aksi tanggap darurat dengan cepat dan mudah saat terjadi kebakaran. Alat pemadam api ringan sangat sesuai untuk dimiliki oleh setiap rumah demi meminimalisasi risiko saat terjadi kebakaran.

Tabung pemadam api digunakan untuk memadamkan api yang masih kecil. Begitu ada kobaran api anda sudah harus bisa dengan cepat memilih jenis tabung pemadam api yang sesuai. Dan segera memadamkan api tersebut sebelum menjalar ke-mana2 dan tidak terkontrol.

Gambar 1. Contoh API

Sebelum kita membahas lebih dalam tentang APAR, sebaiknya kita mengetahui bagaimana API itu bisa terbentuk. 

WHAT IS FIRE ?

TEORI SEGI TIGA API
  • OKSIGEN
  • SUMBER PANAS
  • BAHAN BAKAR

Setelah mengetahui apa itu api, selanjutnya kita harus mengetahui Jenis - jenis APAR sesuai kode apar yaitu A, B, C, D. untuk penjelasan kode apar sebagai berikut:

1. Klas A
    “A” kepanjangan dari “ash”/debu
    Padat
  • Kayu
  • Kertas
  • Karet Plastik
  • Batubara

2. Klas B
     “B” kepanjangan dari “boil”/mendidih
     Cair
  • Gasoline, Oil, Diesel fuel
  • Greases, Hydraulic fluid
  • Gases; i.e.
  • Acetylene, Propane
  • Natural Gas

3. Klas C
    “C” kepanjangan dari “current” /Arus
    “Energi”  Listrik & Peralatan & Kabel
  • Selama masih ada aliran perlakukan sebagai api Klas “C” !
  • Setelah aliran putus dapat diperlakukan sebagai api  Klas A atau B , tapi yang perlu diingat bahwa kabel dan peralatan listrik masih mengandung listik walaupun aliran telah diputus !

4. Klas D
    D kepanjangan dari “ding”/bunyi
    Metal mudah terbakar:
  • Magnesium
  • Titanium
  • Zirconium
  • Sodium
  • Potassium
  • Lithium
  • Calcium
  • Zinc


JENIS ALAT  PEMADAM API RINGAN

Alat pemadam api ringan (APAR) atau tabung pemadam api, di bagi dalam 5 kategori berdasarkan kemampuan yang dikandungnya, yaitu :
     Air / H2O
     Busa
     Bubuk
     CO2
     Kimia basah – halon ( BCF )

Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Dry Chemical
  1. Kandungan 0,9 kg sampai 14 kg sodium bicarbonat
  2. Durasi 90 detik / lebih untuk tipe 9 kg
  3. Daya pancur – 1,8 meter sampai 4 meter
  4. Langsung tembak ke jarak terdekat ke api dengan sasaran sedikit diatas api
  5. Lakukan gerakan menyapu
  6. Desak api bergerak jauh ke samping / belakang hingga padam


Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Carbon Dioxide ( CO2 )
  1. Kandungan 1 kg sampai 5 kg cairan CO2
  2. Durasi – 20 detik / lebih
  3. Daya pancur – 1 meter sampai 2,5 meter
  4. Langsung tembak ke jarak terdekat dengan api
  5. Lakukan gerakan menyapu
  6. Desak api bergerak jauh ke samping / belakang hingga padam

Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan Pertimbangan saat memadamkan api :
  1. Posisi di belakang angin
  2. Cukup ruang gerak untuk mendekati
  3. Uji coba alat dahulu ( semprotkan )
  4. Bergerak merunduk
  5. Jangan sekali-sekali membelakangi apa
  6. Hati-hati terhadap sambaran balik api
  7. Selalu memadamkan api dengan jarak maksimum, antara tabung pemadam mengarah langsung ke api
  8. Selalu bersiap dan sigap untuk mundur ke belakang, menghindari api



Bila menggunakan APAR ingat  kata  “P.A.S.S.”
  •         Pull the pin/ Tarik pen
  •         Aim low/ Arahkan kebawah
  •         Squeeze the trigger/handle/Remas
  • S         Sweep side to side/Sapukan

Penting untuk mempraktekkan penggunaan APAR sesuai klasnya sehingga kita tahu cara bekerjanya

Pengecekan Alat Pemadam Api Ringan Anda hendaknya mencek :
  1. Pelatuknya tidak bengkok ;
  2. Pin pengunci dalam posisi mengunci  pelatuk dan pegangan.
  3. Tag dari plastik yang mudah pecah diikatkan sekeliling Pin dan Pelatuk ;
  4. Tabung silinder tidak robek dan berkarat ;
  5. Nosel Tidak Buntu;
  6. Selang Tidak retak dan bocor; dan
  7. Jarum tekanan  menunjukan pada posisi penuh (Hijau).
  8. Jangan menaruh tabung pemadam yang rusak pada gantungannya.

Gambar 2. Contoh bagian APAR

Gambar 3. Contoh Form Inspeksi APAR

KELEMAHAN APAR
      Waktu pemakaian terbatas
      Daya tembus / jangkauan pendek
      Keandalannya terbatas

KEUNTUNGAN APAR
      Cepat dan sederhana penggunaanya
      Mudah dibawa-bawa
      Dapat dioperasikan oleh perorangan
      Mudah mendekati daerah berbahaya


BASIC FIRE FIGHTING SKILLS

Jika terjadi kebakaran ingat akan singkatan FIRE untuk membantu ANDA apa yang harus dilakukan :
  • Find : Mencari daerah terbakar
  • Inform : Membunyikan tanda bahaya baik secara manual, otomatis atau teriak
  • Restrict : Jangan memindahkan sumbe bahan bakar yang tersimpan/dikemas, besar / kecil
  • Extinguish : Padamkan apabila api kecil, atau kosongkan daerah tersebut dan bunyikan tanda bahaya